Beberapa foto

Dubes RI di Malaysia (bp Rusdiharjo) berkesempatan membuka pameran pendidikan Indonesia.

Komandan promosi UII bp Akhyar sedang "menyimak" pidato pak dubes.

Penjaga stan sudah siap mejeng :=)

Stan UII berkesempatan di datangi pak dubes,hebat yaaa :=), sayang fotonya "ketlingsut"

Pengunjung yang "mampir" kebanyakan menanyakan program kedokteran, psikologi,farmasi dan arsitektur. UII berpotensi sangat besar untuk mendapatkan mahasiswa asing dari Malaysia.

Untunglah ada anggota tim dari kedokteran mr Saefudin yang dengan sigap menjawab tentang hal2 berkaitan akademik kedokteran. Saking banyaknya sampai bingung jawab pertanyaan yang mana yang harus dijawab duluan. Beruntung teman kita ini fisiknya kuat & bahasa Inggrisnya "extra josss" sehingga bisa lancar menjawan pertanyaan hingga tutup pameran , demikian juga dengan kedatangan dosen UII yang sedang tugas belajar sangat membantu operasional kita sekaligus menambah semangat .

Begitu tutup pameran sekitar jam 10.30 malam ,langsung kita bergegas angkat kaki menuju hotel untuk berusaha istirahat .

Hari kedua pagi2 sekali bangun untuk menyiapkan brosur dan alat demo sekaligus makan pagi di hotel.

Untunglah hotel sekomplek dengan tempat pameran sehingga tidak kesulitan dalam pendistribuan brosur ,penyiapan alat demo , karena kita dilarang menumpuk banyak barang di pameran, jadi musti bolak balik kalau buku promosi dll kurang.

Buku "company profile" UII dalam bahasa Inggris adalah yang paling laku, karena bersifat general tentang UII dan mungkin juga karena ada foto rektor yang ngganteng :=) .P enanya selain warga melayu juga warga India. Warga India sangat antusias untuk belajar kedokteran di Indonesia terutama di UII , sampai2 setelah berakhir pameran seorang pejabat pendidikan turunan India memberikan kendaraan + supir untuk mengantar kita ke "Genting highland " secara gratis.(akan ada cerita asyik di sana)

Hari kedua kita sangat terbantu oleh kedatangan pelajar Indonesia yang sekolah di lingkungan kedubes Indonesia, mereka semua energik & sangat bersahaja, sayang saya tidak menemukan foto2 pelajar yang membantu kita.

KEJUTAN TERJADI DI HARI KEDUA

Hari kedua rasanya sebagai puncaknyanya, karena pengunjuk banyak sekali, di hari yang melelahkan kita mendapatkan tambahan "kejutan" dengan kedatangan orang melayu yang tanya-tanya tentang fakultas hukum, setelah itu dia berkomentar (tentu saja in English) apa gunanya sekolah hukum di Indonesia

wong yang menjadi hukum di Indonesia adalah UANG.Kita hanya bisa diam seribu bahasa menahan rasa "mangkel,marah,malu " , negara kita diejek seperti itu. Setelah berkomentar dia ngeloyor pergi. Sedih ,perih hati ini :=(

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.